PENGHAKIMAN MANUSIA
Matius 23:1-2
1 Maka berkatalah Yesus kepada orang banyak dan kepada murid-murid-Nya, kata-Nya:
2 "Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi telah menduduki kursi Musa."
Di dalam kota Yerusalem, Yesus Anak Allah sedang mengajarkan murid-muridnya dan orang banyak tentang apa yang dikatakan BapaNya. Dia ingin merestorasi Yerusalem tetapi Dia harus menghadapi konfrontasi dari saudara-saudaranya yaitu imam-imam Yahudi, ahli-ahli Taurat dan orang Farisi dan Saduki.
Injil keselamatan harus diberitakan kepada setiap orang berdosa yaitu bahwa Allah mengasihi setiap orang berdosa, Dia mengasihi orang-orang miskin dan lemah, dan hanya oleh percaya mereka maka Allah akan menyelamatkan mereka. Allah tidak menuntut syarat apapun dari manusia untuk diselamatkan kecuali iman percaya mereka. Dan Allah menetapkan keselamatan hanya karena iman untuk menyatakan bahwa Dia Allah yang adil tanpa pandang latar belakang dan status sosial siapapun. Barangsiapa yang percaya kepada AnakNya Yesus Kristus pasti diselamatkan.
Tetapi Injil yang luar biasa ini yang sanggup menyelamatkan manusia dari dosa menemukan penghalang besar yaitu Penghakiman Manusia.
Kursi Musa yang tadinya diperuntukkan untuk menuntun setiap orang Israel melalui Hukum Taurat kepada kasih karunia Allah telah diduduki oleh orang-orang munafik yaitu ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi.
Ahli Taurat adalah mereka yang mengajarkan banyak orang hukum-hukum Musa yang tertulis.
Orang-orang Farisi adalah mereka yang mengajarkan tradisi-tradisi manusia yang tidak tertulis dalam hukum Musa tetapi yang mereka anggap sebagai penerapan hukum Musa.
Dan sekarang merekalah yang menduduki kursi Musa. mereka inilah yang mendapat kehormatan dan juga mengejar kehormatan untuk bisa menduduki kursi Musa. Dengan menduduki kursi Musa mereka diberikan otoritas untuk menghakimi bangsa Israel.
Keluaran 18:13, 15
13 Keesokan harinya duduklah Musa mengadili di antara bangsa itu; dan bangsa itu berdiri di depan Musa, dari pagi sampai petang.
15 Kata Musa kepada mertuanya itu: "Sebab bangsa ini datang kepadaku untuk menanyakan petunjuk Allah.
Kursi Musa lambang dari penghakiman manusia.
Sekali lagi Penghakiman Manusia adalah penghalang manusia datang kepada Allah. Kursi Musa telah diselewengkan yang tadinya untuk menuntun orang kepada kasih karunia Allah sekarang justru menjadi penghalang orang datang kepada kasih karunia Allah.
Yesus harus menentang ini. Itu sebab dalam perikop ini dipenuhi dengan kecaman Yesus terhadap orang Farisi dan ahli-ahli Taurat.
Seperti halnya perempuan yang ditemukan mereka berzinah, hampir saja dirajam oleh mereka sampai mati. Tetapi Yesus meyelamatkan perempuan itu dari hukuman mati itu.
Yohanes 8:3-5
3 Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada-Nya seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah. Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah
4 lalu berkata kepada Yesus: "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.
5 Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?"
Saudaraku yang dikasihi Tuhan, cepat atau lambat setiap orang yang mau beribadah kepada Kristus akan mendapatkan penghakiman manusia. Dengan menghakimi orang-orang yang mengasihi Tuhan mereka berharap tidak tersaingi dalam kedudukan mereka di hadapan manusia. Mereka ingin superior di hadapan manusia. Dengan menghakimi murid Kristus yang sudah mengalami kemenangan mereka berharap murid Kristus itu jatuh atau berhenti dan tidak menjadi lebih rohani daripada mereka supaya mereka tetap yang superior.
2 Timotius 3:12
Memang setiap orang yang mau hidup beribadah di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya,
Kolose 2:18
Janganlah kamu biarkan kemenanganmu digagalkan oleh orang yang pura-pura merendahkan diri dan beribadah kepada malaikat, serta berkanjang pada penglihatan-penglihatan dan tanpa alasan membesar-besarkan diri oleh pikirannya yang duniawi,
Karena itu dalam mengikut Yesus jangan takut kepada penghakiman manusia. Tetaplah ikut Yesus dan teruslah maju dalam pengenalan akan Tuhan. Tuhan Yesus akan menguatkan dan menghiburkan kita. Bahkan jangan heran dan jangan takut ketika manusia menghakimi saudara dan menuduh saudara sebagai orang Farisi dan mereka merasa terhakimi oleh kebenaran yang saudara sampaikan padahal tidak ada niat saudara menghakimi siapapun.
Siapakah orang Farisi itu? Kita akan membahasnya dalam renungan berikutnya. Kita harus tahu siapa mereka supaya kita terhindar dari cara hidup mereka yang munafik.
In His Grace.
GDS
Comments
Post a Comment