Posts

Showing posts from September, 2018

MENINGGALKAN SEGALA SESUATU DAN MENJADI TERDAHULU

Image
Matius 19:27-30 27 Lalu Petrus menjawab dan berkata kepada Yesus: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau; jadi apakah yang akan kami peroleh?" 28 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.  29 Dan setiap orang yang karena nama-Ku meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, bapa atau ibunya, anak-anak atau ladangnya, akan menerima kembali seratus kali lipat dan akan memperoleh hidup yang kekal. 30 Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu." Lalu Petrus menjawab. Frase ini menunjukkan bahwa Petrus merespon percakapan yang baru saja selesai antara Yesus dan anak muda yang kaya. Murid-murid mengalami kegemparan karena mengetahui bahwa u...

LEBIH MUDAH SEEKOR UNTA MASUK MELALUI LOBANG JARUM

Image
Matius 19:22-26 22 Ketika orang muda itu mendengar perkataan itu, pergilah ia dengan sedih, sebab banyak hartanya.  23 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga. 24 Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah." 25 Ketika murid-murid mendengar itu, sangat gemparlah mereka dan berkata: "Jika demikian, siapakah yang dapat diselamatkan?" 26 Yesus memandang mereka dan berkata: "Bagi manusia hal ini tidak mungkin, tetapi bagi Allah segala sesuatu mungkin." (Renungan ini lanjutan dari renungan berjudul "Apa Lagi Yang Masih Kurang") Ketika anak muda itu mendengar perkataan Yesus yang mengatakan: Matius 19:21  Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan be...

APALAGI YANG MASIH KURANG

Image
Matius 19:16-21 16 Ada seorang datang kepada Yesus, dan berkata: "Guru, perbuatan baik apakah yang harus kuperbuat untuk memperoleh hidup yang kekal?" 17 Jawab Yesus: "Apakah sebabnya engkau bertanya kepada-Ku tentang apa yang baik? Hanya Satu yang baik. Tetapi jikalau engkau ingin masuk ke dalam hidup, turutilah segala perintah Allah." 18 Kata orang itu kepada-Nya: "Perintah yang mana?" Kata Yesus: "Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta,  19 hormatilah ayahmu dan ibumu dan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." 20 Kata orang muda itu kepada-Nya: "Semuanya itu telah kuturuti, apa lagi yang masih kurang?"  21 Kata Yesus kepadanya: "Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah segala milikmu dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, maka engkau akan beroleh harta di sorga, kemudian datanglah ke mari dan ikutlah Aku." (Perikop ini saya bagi menjadi dua renungan supa...

TANGANNYA MEMBERKATI ANAK-ANAK

Image
Matius 19:13-15 13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. 14 Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga." 15 Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan kemudian Ia berangkat dari situ.  Setelah Yesus selesai dengan pengajaran tentang pernikahan, perceraian dan karunia membujang, datanglah orang-orang membawa anak-anak mereka kepada Yesus supaya Yesus meletakkan tanganNya atas mereka dan mendoakan mereka. Biasanya yang membawa anak-anak adalah orang tua mereka terutama ibu-ibu yang menggendong mereka.  Orang tua dan anak-anak ini tidak takut mendekati Yesus karena mereka tahu Yesus adalah Pengkhotbah yang rendah hati dan lemah lembut. Orang yang rendah hati dan lemah lembut akan disukai anak-anak kecil. Jika saudara berhas...

KARUNIA MEMBUJANG

Image
Matius 19:11-12 11 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Tidak semua orang dapat mengerti perkataan itu, hanya mereka yang dikaruniai saja. 12 Ada orang yang tidak dapat kawin karena ia memang lahir demikian dari rahim ibunya, dan ada orang yang dijadikan demikian oleh orang lain, dan ada orang yang membuat dirinya demikian karena kemauannya sendiri oleh karena Kerajaan Sorga. Siapa yang dapat mengerti hendaklah ia mengerti." Perkataan ini diucapkan oleh Tuhan Yesus menanggapi respon murid-muridNya terhadap pengajaran Yesus sebelumnya tentang perceraian.  Matius 19:10  Murid-murid itu berkata kepada-Nya: "Jika demikian halnya hubungan antara suami dan isteri, lebih baik jangan kawin." Yesus tahu murid-muridNya mengucapkan perkataan itu bukan karena mereka mengerti arti membujang tetapi karena mereka kesal dengan ajaran Yesus mengenai perceraian dan mereka menyimpulkan membujang adalah solusi terbaiknya.  Yesus tidak menyalahkan pendapat mereka tetapi mengoreksinya...

BARANG SIAPA MENCERAIKAN ISTERINYA KECUALI KARENA ZINAH

Image
Matius 19:7-10 7 Kata mereka kepada-Nya: "Jika demikian, apakah sebabnya Musa memerintahkan untuk memberikan surat cerai jika orang menceraikan isterinya?"  8 Kata Yesus kepada mereka: "Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian. 9 Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah." 10 Murid-murid itu berkata kepada-Nya: "Jika demikian halnya hubungan antara suami dan isteri, lebih baik jangan kawin." Kita sampai di ayat yang menjadi perdebatan sampai sekarang yaitu ucapan Yesus tentang perceraian kecuali karena zinah.  Pada masa ketika percakapan ini terjadi, di Israel ada dua sekolah teologia Yahudi yang besar di mana keduanya memiliki banyak perbedaan doktrin yang selalu diperdebatkan, yaitu Sekolah Hilel dan Shammai (bisa dibaca di Wikipedia). Salah satu perbedaan doktrin adalah tentang perceraian.  Hilel...

MEREKA BUKAN LAGI DUA, MELAINKAN SATU

Image
Matius 19:1-6 1 Setelah Yesus selesai dengan pengajaran-Nya itu, berangkatlah Ia dari Galilea dan tiba di daerah Yudea yang di seberang sungai Yordan. 2 Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan Ia pun menyembuhkan mereka di sana.  3 Maka datanglah orang-orang Farisi kepada-Nya untuk mencobai Dia. Mereka bertanya: "Apakah diperbolehkan orang menceraikan isterinya dengan alasan apa saja?" 4 Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?  5 Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. 6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan satu. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia." Setelah Yesus selesai dengan pengajaranNya itu (perhatikan frase ini) lalu Yesus berangkat dari situ ke Yudea di seberang sungai Yordan. Ini bukanlah suatu kebetulan, tapi semu...

AKU MENGAMPUNI DIA

Image
Matius 18:21-22 21 Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?" 22 Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali. Bacaan: Marius 18:21-35 Setelah Yesus mengajarkan tentang menasehati saudara, kuasa doa dan janji hadiratNya di tengah-tengah perkumpulan doa umatNya, Petrus rupanya punya ganjalan di hatinya lalu datang kepada Yesus untuk bertanya. Dan Alkitab mencatat pertanyaan Petrus ini sebagai bagian penting dari Injil karena sebenarnya ini pertanyaan kita semua: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku yang berbuat dosa terhadap aku?" Petrus mengajukan usulan suatu angka suci orang Yahudi yang dia anggap masuk akal: "Sampai tujuh kali?" Pikiran agamawi seseorang sering sekali membuat dia menghitung perbuatan baik dan perbuatan dosa yang ...

YESUS HADIR DI TENGAH-TENGAH KITA

Image
Matius 18:19-20 19 Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. 20 Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka." Setelah perkataan Tuhan Yesus tentang kuasa doa, yaitu apa yang kita ikat dan kita lepaskan di bumi akan terikat dan terlepas di sorga, kemudian Tuhan Yesus meningkatkan pengajaran Nya lagi dengan tujuan yang lebih tinggi yaitu ekklesia, gereja, Sang Mempelai Perempuan. Sejak semula, ketika Allah menciptakan manusia pertama yaitu Adam, Allah berkata:  Kejadian 2:18  TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia." Sebelumnya Allah selalu memberikan penilaian terhadap apapun yang selesai diciptakanNya dengan mengatakan: ini baik, itu baik, baik dan baik . Ketika Dia selesai menciptakan Hawa Dia menila...

APAPUN YANG KAMU IKAT DAN LEPASKAN

Image
Matius 18:18  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga. Setelah   Yesus Kristus Tuhan kita mengajarkan tentang bagaimana caranya menegor saudara yang tersesat atau yang kedapatan berbuat dosa, Tuhan kemudian bergerak ke topik baru yaitu tentang kuasa doa secara umum dan kuasa doa secara khusus yang diberikan-Nya bagi gereja (ekklesia). Doa yang dimaksud di sini bukanlah doa makan atau doa tidur, ataupun doa pembuka atau doa penutup dalam sebuah pertemuan.  Doa di sini yang dimaksud Tuhan adalah doa yang disertai berjaga-jaga atau menanti-nantikan Tuhan. Sama seperti kita menunggu di antrian dokter atau antrian di bank. Orang yang tidak sabar akan segera pulang karena tidak sabar menunggu dan dia tidak mendapatkan apapun. Tetapi orang yang sabar dan tetap antri merekalah yang akan dilayani. Demikian juga doa dan berjaga-jaga adalah doa yang menuntut kesabaran, kes...

TEGORLAH DI BAWAH EMPAT MATA

Image
Matius 18:15-17 15 "Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. 16 Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. 17 Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai. Sampai di sini Yesus sepertinya sudah selesai berbicara tentang anak-ana k tetapi Dia masih berbicara tentang bahaya penyesatan dan tentang Allah yang tidak ingin ada di antara anak-anakNya yang terhilang. Dosa menyebabkan seseorang terhilang dari hadirat Tuhan. Itu sebabnya begitu pentingnya pertobatan. Manusia bisa menutupi dosa dengan perbuatan agamawinya dan karunia roh yang palsu. Tapi orang itu tidak bisa mendustai dirinya sendiri dan juga Allah. Jika kita melihat s...

Followers