BUKAN KARENA APA KATA ORANG

Matius 16:13-17

13 Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"

14 Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi." 

15 Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"

16 Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"  

17 Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.

Ada banyak orang hidup di dunia ini berdasarkan apa kata orang. Itu sebab mereka tidak bahagia karena hidup mereka terombang-ambing tergantung apa kata orang.

Dalam kisah Yesus ini, setelah Yesus dan murid-muridNya tiba di Kaisarea Filipi, Yesus bertanya kepada murid-muridnya: "Kata orang, siapakah Aku ini?"

Perhatikan, bahwa Yesus tidak langsung bertanya: "Kata kamu, siapakah Aku ini?" melainkan dari kata orang terlebih dahulu.

Mengapa demikian? Karena Yesus ingin kita membedakan antara opini orang-orang (manusia) dan pernyataan Tuhan. Yesus ingin kita hidup berdasarkan pernyataan Tuhan sendiri kepada kita bukan karena apa kata orang, karena itulah yang membuat hidup kita bahagia. 

Murid-murid menjawab: ada yang mengatakan Yohanes Pembaptis, Elia, Yeremia atau salah satu dari para nabi. 

Mengapa murid-murid menjawab begitu? Karena hanya itu yang mereka tahu.

Dari mana murid-murid tahu itu? Dari orang-orang, dari para pengkhotbah pada masa itu, yakni para imam-imam pengajar, dari ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi.

Tetapi Petrus tiba-tiba membuat suatu pernyataan yang tidak pernah diajarkan oleh para pengkhotbah di jamannya, dia menyela dengan suara lantang: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah Yang Hidup". Betapa dahsyatnya pernyataan Petrus ini, karena kalau itu diucapkan nya di tengah publik, dia bisa dibunuh tokoh-tokoh agama. 

Tapi Petrus senang sekali menyatakan itu, Dia sendiri heran kenapa bisa mengatakan itu, tapi dia merasa bahagia. Lalu Yesus berkata: 

Matius 16:17  Kata Yesus kepadanya: "Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga.

Yesus katakan, bukan manusia, bukan pengkhotbah yang menyatakan itu kepada Petrus melainkan Bapa di sorga.

Begitu juga dengan hidup Kristen kita masa sekarang, mayoritas kita tahu siapa Yesus karena kita mendengar tentang Dia dari para pengkhotbah di gereja. Tentu kita bisa mengatakan hal yang sama tentang Yesus sama seperti apa yang dikatakan Petrus karena kita sudah tahu dari orang bahwa Yesus itu Tuhan, Juru Selamat, Mesias, Anak Allah. Itu sebab kita bisa berkata;"Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang hidup".

Tapi mengapa kita tidak berbahagia mengucapkannya? Karena kita mengucapkan itu masih karena apa kata orang. 

Saudaraku ketahuilah bahwa pengenalan akan Allah tidak bisa kita temukan hanya karena apa kata orang. Kita butuh pernyataan Allah sendiri tentang DiriNya, itu yang mengubahkan hidup kita. Itu yang membuat kita bahagia. Itu yang membuat kita kuat. Itu yang menghibur kita dalam kedukaan kita. Itu yang membuat kita lepas dari dosa kita. 

Itu sebab dalam penderitaannya Ayub baru menemukan jawaban yang mengubahkan seluruh hidupnya ketika Allah sendiri menyatakan DiriNya kepada Ayub secara pribadi sehingga Ayub bisa memandang wajah Allah dan itulah yang menyelesaikan seluruh pergumulan hidupnya. Ayub berkata:

Ayub 42:5  Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. 

Sebelumnya Ayub hanya tahu tentang Allah lewat perkataan orang-orang bijak pada waktu itu, para pengkhotbah di masa itu. Tapi melalui penderitaannya Ayub akhirnya mengenal Allah secara pribadi.

Saudaraku, hari ini, apakah saudara mengenal Yesus hanya dari apa kata orang saja? Yesus ingin saudara mengenal Dia secara pribadi, tidak hanya sebagai Tuhan, tapi juga sebagai Sahabatmu. Dia berkenan untuk ditemui oleh kita. Datanglah berdoa kepadaNya. Ini janiNya:

Yesaya 65:1
Aku telah berkenan memberi petunjuk kepada orang yang tidak menanyakan Aku; Aku telah berkenan ditemukan oleh orang yang tidak mencari Aku. Aku telah berkata: "Ini Aku, ini Aku!" kepada bangsa yang tidak memanggil nama-Ku. 

In His Grace

GDS

Comments

Followers