RAJA DALAM KEMULIAAN KERAJAANNYA
Matius 16:27-28
27 Sebab Anak Manusia akan datang dalam kemuliaan Bapa-Nya diiringi malaikat-malaikat-Nya; pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya.
28 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya."
Kedua ayat ini adalah janji Yesus Kristus bagi setiap orang yang dengan rela hati mau mengikut Dia, yaitu orang-orang yang mau menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Yesus. Mereka yang mengikut Yesus dengan cara inilah yang kelak akan ikut juga dalam kemuliaan Kristus kelak saat Dia datang sebagai Raja dalam kemuliaan kerajaanNya.
Kedua ayat ini juga menunjukkan waktu yang berbeda. Terlihat Tuhan kita membedakannya.
Ayat 27 Tuhan Yesus sedang berbicara tentang kedatanganNya yang kedua kali yaitu kedatanganNya sebagai Raja dalam kemuliaan BapaNya dengan diiringi para malaikat. Pada saat itu Tuhan Yesus akan membalas setiap orang berdasarkan perbuatannya, Tuhan tidak menyebut berdasarkan imannya, tetapi perbuatannya. (Pembaca harap memperhatikan).
Ayat 28 Tuhan Yesus sedang berbicara tentang kedatanganNya sebagai Raja dalam kerajaanNya di mana ada murid-muridNya yang akan menyaksikan peristiwa itu sebelum mereka mati. Kita tahu bahwa semua murid-murid Yesus sudah mati sudah lama sekali. Berarti peristiwa ini terjadi pada masa mereka hidup. Dan itu terjawab di pasal berikutnya yaitu Matius 17:1,2.
Matius 17:1-2
1 Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
2 Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.
Hanya berselang 6 hari sesudah Yesus mengatakan hal itu, Petrus, Yakobus dan Yohanes menyaksikan di atas gunung itu Yesus Kristus berubah rupa bercahaya seperti matahari, mereka melihat kemuliaan Yesus Kristus sebagai Raja di dalam KerajaanNya.
Mengapa Yesus menyatakan ini semua? Karena Yesus ingin mengkonfirmasi murid-muridNya dan juga kita, bahwa betapa hebatnya kemuliaanNya ketika Dia datang kelak sebagai Raja di akhir zaman yang akan membalas setiap orang berdasarkan perbuatannya.
Saudaraku, tidakkah kita gentar akan betapa dahsyatnya hari Tuhan kelak ketika Yesus datang kedua kali? Tidakkah hati kita gentar bahwa hari itu adalah hari di mana Tuhan akan membalas setiap orang berdasarkan perbuatannya?
Apa yang dimaksud dengan perbuatannya? Bukankah kita dibenarkan karena iman? Saudaraku kita harus hati-hati membedakan sekedar percaya dengan iman. Iman sejati selalu menghasilkan perbuatan. Itu yang membedakannya dengan sekedar percaya. Tuhan tidak mencari orang yang percaya ala kadarnya. Iblispun percaya hanya ada satu Allah, dan mereka gemetar.
Yakobus 2:19
Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setan pun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.
Tuhan mencari orang yang beriman, dan iman yang sejati selalu menghasilkan perbuatan.
Yakobus 2:14, 26
14 Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?
26 Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.
Perbuatan yang benar dihasilkan oleh iman yang benar. Dan tidak ada seorangpun yang bisa melakukan kebenaran tanpa pertolongan Roh Kudus. Dan tidak ada seorangpun yang dipimpin Roh Kudus kalau dia tidak beriman, tidak rendah hati dan tidak berdoa. Orang yang beriman adalah orang yang berdoa. Orang yang berdoa adalah orang yang rendah hati. Orang yang rendah hati adalah orang yang hidup dalam kasih karunia. Orang yang berdoa dan rendah hati adalah orang yang dipimpin Roh Kudus. Orang yang dipimpin Roh Kudus adalah orang yang dimampukan dan diberi kekuatan untuk melakukan kehendak Bapa di sorga.
Saudaraku perhatikan ini, beriman, berdoa, rendah hati, kasih karunia, dipimpin Roh Kudus, dan berbuat kebenaran adalah tidak terpisahkan. Semua saling terkait. Saudara tidak akan bisa berbuat kebenaran tanpa menghidupi kehidupan iman, doa, rendah hati, kasih karunia, dan dipimpin Roh Kudus.
Hidupilah itu semua. Kasih Karunia Tuhan Yesus Kristus akan memenuhi hidup saudara.
Dan setiap orang yang mengikut Yesus di bumi ini, kelak akan bersama Dia Sang Raja dalam kemuliaan kerajaanNya.
Matius 25:34
Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.
In His Grace
GDS
Comments
Post a Comment