Posts

Showing posts from August, 2018

MULUT KITA ALAT UKUR HATI KITA

Image
Matius 15:11 "Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang." Bacaan: Matius 15:10-20 Alkitab menyatakan ada beberapa alat ukur kondisi hati kita. Mengapa alat ukur itu penting? Karena tidak ada seorangpun tahu kondisi hati dan pikiran seseorang, hanya Tuhan yang tahu. Bahkan seringkali orang yang bersangkutan pun tidak tahu kondisi hatinya. Itu sebabnya dibutuhkan alat ukur kondisi hati. Sama halnya seperti termometer sebagai alat ukur temperatur tubuh dan tensimeter sebagai alat ukur tekanan darah kita, itu kita perlukan karena kita kesulitan memastikan berapa suhu orang yang sakit dan berapa tensi orang yang menderita tekanan darah tinggi. Kita mungkin mencoba menebak-nebak tapi itu tidak akan akurat. Tapi Tuhan sudah memberikan alat ukur kondisi hati seseorang yaitu mulutnya. Kitab Amsal bahkan menambah mata dan air muka seseorang sebagai indikator kondisi hati.  Amsal 6:13 yang...

HATI YANG MENJAUH DARI TUHAN

Image
Matius 15:8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku. Bacaan: Matius 15:1-9 Bahaya yang dihadapi oleh murid Kristus adalah ketika hatinya menjauh dari Tuhan.  Hidupnya masih terlihat beribadah, masih berdoa, masih membaca Alkitab, masih aktif dalam kegiatan gereja, setia datang ibadah Minggu atau persekutuan doa tetapi Tuhan tahu dan dia sendiri tahu bahwa hatinya sudah jauh dari Tuhan. Kita bisa tahu apakah hati kita sudah menjauh dari Tuhan adalah ketika kita melakukan semua hal rohani tapi tanpa kasih yang mula-mula pada Tuhan, semua rutinitas seperti robot yang terprogram melakukan ini dan itu. Robot adalah mesin yang taat pada perintah. Tetapi robot tidak memiliki kehendak bebas untuk mengasihi seseorang.  Tradisi manusia, perintah manusia atau adat istiadat manusia bisa membuat hidup kita seperti robot dan bisa menyingkirkan perintah utama Tuhan Yesus dalam hidup kita yaitu perintah kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan ka...

YESUS PENYEMBUH KITA

Image
Matius 14:33-36  33 Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah."   34 Setibanya di seberang mereka mendarat di Genesaret.   35 Ketika Yesus dikenal oleh orang-orang di tempat itu, mereka memberitahukannya ke seluruh daerah itu. Maka semua orang yang sakit dibawa kepada-Nya.  36 Mereka memohon supaya diperkenankan menjamah jumbai jubah-Nya. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh. Yesus, Tuhan kita adalah Anak Allah yang menjadi manusia. Dia mengasihi kita. Ketika Dia berjalan di muka bumi 2000 tahun yang lalu, Dia berjalan keliling untuk berbuat baik kepada setiap orang yaitu menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan-setan. Seperti dikatakan oleh dokter Lukas kepada Theofilus: Kisah Para Rasul 10:38 yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, seba...

IMAN vs PERASAAN

Image
Matius 14:28-33  28 Lalu Petrus berseru dan menjawab Dia: "Tuhan, apabila Engkau itu, suruhlah aku datang kepada-Mu berjalan di atas air."  29 Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.  30 Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"  31 Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"  32 Lalu mereka naik ke perahu dan angin pun redalah.   33 Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah." Petrus, seperti kebanyakan kita, adalah orang yang bersemangat mengikut Tuhan Yesus, tapi kita sering begitu cepat berubah. Lalu bangkit semangat lagi, lalu kendor lagi. Demikian seterusnya seperti siklus yang tak habis-habisnya. Beberapa orang putus asa sehingga akhirnya meninggalkan Tuhan. Tetapi sebagian lagi mene...

TENANGLAH! AKU INI, JANGAN TAKUT

Image
Matius 14:27 Tetapi segera Yesus berkata kepada mereka: "Tenanglah! Aku ini, jangan takut!" Bacaan: Matius 14:22-27 Murid-murid Yesus baru saja menyaksikan bagaimana Guru mereka melakukan perkara besar yaitu memberi makan 5000 lebih hanya dengan 5 roti dan 2 ikan. Dan kemudian mereka berpisah sejenak dengan guru mereka. Yesus memutuskan untuk naik ke bukit untuk berdoa sendirian kepada BapaNya. Untuk apa Yesus berdoa? Untuk bersekutu dengan BapaNya. Apakah untuk itu saja? Tentu tidak, Yesus juga berdoa syafaat untuk murid-muridnya, orang-orang yang dikasihinya. Semakin lama posisi perahu mereka semakin jauh dari pantai karena hanyut oleh angin sakal.  Begitulah dalam kehidupan kita. Yesus ada di sorga saat ini bersama BapaNya. Tetapi angin sakal dunia ini bisa membawa kita semakin lama semakin jauh dari tempat di mana seharusnya kita berlabuh bersama Tuhan.  Sepertinya murid-murid kelelahan dan tertidur sehingga mereka tidak menyadari bahwa mereka sudah meninggalkan Yesus te...

KAMU HARUS MEMBERI MEREKA MAKAN

Image
Matius 14:16 Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Tidak perlu mereka pergi, kamu harus memberi mereka makan." Bacaan: Matius 14:13-21 Perintah Yesus ini mengejutkan murid-muridnya. Bagaimana mungkin mereka memberi makan ribuan orang ini sementara mereka hanya punya sedikit dan keadaan tidak memungkinkan. Yesus sendiri tahu apa yang harus Dia lakukan, tapi Dia sedang menguji murid-muridnya apakah mereka percaya kepada Dia yang sanggup memberikan semua yang dibutuhkan orang-orang yang mereka layani.  Ayat ini bukan menunjuk kepada kemampuan kita tapi kemampuan Kristus sebagai Allah yang sanggup memenuhi apa yang umatNya butuhkan.  Filipi 4:19 Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus. Tuhan sudah berjanji jika kita mencari Kerajaan Sorga maka Dia akan menambahkan apa yang kita butuhkan.  Matius 6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Murid-murid percaya...

DIGERAKKAN OLEH BELAS KASIHAN

Image
Matius 14:13-14   13 Setelah Yesus mendengar berita itu menyingkirlah Ia dari situ, dan hendak mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi. Tetapi orang banyak mendengarnya dan mengikuti Dia dengan mengambil jalan darat dari kota-kota mereka.   14 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak yang besar jumlahnya, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka dan Ia menyembuhkan mereka yang sakit.  Kehidupan Yesus adalah kehidupan yang berbelas kasihan kepada banyak orang. Dan itu dibangunNya melalui doa syafaat dan cucuran air mata di tempat yang sunyi.  Di ayat 13 kita baca bahwa Tuhan Yesus biasa mencari tempat yang sunyi untuk berdoa. Tuhan kita merasa perlu bertemu BapaNya dan bersekutu dengan Bapa Nya di sorga. Bapa di sorga lah sumber belas kasihan. Jika kita tekun menghadapkan hidup kita kepada Bapa maka Dia akan menyatakan belas kasihan Nya kepada kita dan kepada banyak orang. Disitulah hati kita hancur melihat banyak penderi...

NABI YANG DIBUNUH

Image
Matius 14:5  Herodes ingin membunuhnya, tetapi ia takut akan orang banyak yang memandang Yohanes sebagai nabi. Bacaan: Matius 14:1-12 Yohanes Pembaptis, sepupu dari Tuhan Yesus Kristus, utusan yang mendahului Tuhan adalah nabi terakhir dari Perjanjian Lama dan yang mengawali Perjanjian Baru dengan pesan Injil:"Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga".  Yohanes Pembaptis diutus Allah untuk mempersiapkan bangsa Israel menerima kedatangan Mesias, yaitu Kristus yang dinantikan untuk menyelamatkan umatNya dari dosa mereka. Matius 3:1-3 1 Pada waktu itu tampillah Yohanes Pembaptis di padang gurun Yudea dan memberitakan: 2 "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!" 3 Sesungguhnya dialah yang dimaksudkan nabi Yesaya ketika ia berkata: "Ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya." Matius 11:9, 13-14 9 Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari...

NABI YANG DITOLAK DI KAMPUNG HALAMANNYA

Image
Matius 13:53-58  53 Setelah Yesus selesai menceriterakan perumpamaan-perumpamaan itu, Ia pun pergi dari situ.  54 Setibanya di tempat asal-Nya, Yesus mengajar orang-orang di situ di rumah ibadat mereka. Maka takjublah mereka dan berkata: "Dari mana diperoleh-Nya hikmat itu dan kuasa untuk mengadakan mujizat-mujizat itu?  55 Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas?  56 Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?"  57 Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. Maka Yesus berkata kepada mereka: "Seorang nabi dihormati di mana-mana, kecuali di tempat asalnya sendiri dan di rumahnya."   58 Dan karena ketidakpercayaan mereka, tidak banyak mujizat diadakan-Nya di situ. Baru saja Yesus selesai mengajarkan hal-hal Kerajaan Sorga Yesus langsung mengalami penolakan ketika Dia sampai di kampung halamannya. Mengapa Yesus me...

HARTA YANG BARU DAN YANG LAMA

Image
Matius 13:51-52  51 Mengertikah kamu semuanya itu?" Mereka menjawab: "Ya, kami mengerti."   52 Maka berkatalah Yesus kepada mereka: "Karena itu setiap ahli Taurat yang menerima pelajaran dari hal Kerajaan Sorga itu seumpama tuan rumah yang mengeluarkan harta yang baru dan yang lama dari perbendaharaannya." Sesudah murid-murid Yesus mengerti semua ini maka Yesus memberikan perumpamaan tentang Ahli Taurat yang menerima pelajaran tentang Kerajaan Sorga. Siapa yang dimaksud Yesus? Ada banyak Ahli Taurat di masa Yesus hidup di bumi tetapi kebanyakan mereka tidak mau menerima pelajaran tentang Kerajaan Allah.  Ahli Taurat atau Scribe dalam bahasa Inggris artinya orang yang menyelidiki Alkitab dan mengajarkannya. Ini berlaku untuk siapa saja yang ingin memberikan hidupnya memberitakan Firman Tuhan ke setiap orang. Bisa orang itu adalah pengkhotbah, pendeta, guru sekolah Minggu, pembimbing rohani, atau siapa saja yang mau menjadi murid Kristus. Dan jika orang itu suda...

PUKAT YANG PENUH IKAN

Image
Matius 13:47-50 47 "Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama pukat yang dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan berbagai-bagai jenis ikan. 48 Setelah penuh, pukat itu pun diseret orang ke pantai, lalu duduklah mereka dan mengumpulkan ikan yang baik ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang. 49 Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar, 50 lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi. Perumpamaan ini mirip dengan perumpamaan gandum dan ilalang. Perbedaannya adalah tempatnya. Gandum dan ilalang berada di ladang yang menggambarkan dunia. Tetapi pemisahan ikan dilakukan setelah pukat yang penuh ikan diseret ke pantai. Yang melakukan penyortiran sama yaitu para malaikat. Pukat di sini berbicara tentang Injil atau Kabar Baik yang berhasil menangkap banyak orang kepada Kristus.  Tetapi dalam pukat itu ternyata tidak semuanya ikan yang baik, ada juga yang bur...

RAGI DALAM ADONAN

Image
Matius 13:33  Dan Ia menceriterakan perumpamaan ini juga kepada mereka: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama ragi yang diambil seorang perempuan dan diadukkan ke dalam tepung terigu tiga sukat sampai khamir seluruhnya." Dalam perumpamaan ini Tuhan Yesus mengumpamakan Kerajaan Sorga seperti ragi yang diambil perempuan yang diadukan dalam tepung tiga sukat menjadi adonan roti. Ragi adalah bahan yang biasanya mengandung bibit mikroorganisme yang bisa membuat terjadinya proses fermentasi pada adonan tepung sehingga adonan itu mengembang. Ragi sebenarnya bermanfaat dan banyak proses pembuatan makanan yang membutuhkan proses fermentasi seperti pembuatan roti, wine, tape ketan atau singkong, kecap, dsb. Ragi seringkali digambarkan oleh Alkitab sebagai sesuatu yang jahat namun demikian dalam perumpamaan ini tampak mirip dengan  maksud perumpamaan biji sesawi. Jadi untuk perumpamaan ini penulis membahas dari dua sisi kekuatan tersembunyi dari ragi. Mengapa disebut kekuatan tersembu...

BIJI DAN POHON SESAWI

Image
Matius 13:31-32 31 Yesus membentangkan suatu perumpamaan lain lagi kepada mereka, kata-Nya: "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama biji sesawi, yang diambil dan ditaburkan orang di ladangnya. 32 Memang biji itu yang paling kecil dari segala jenis benih, tetapi apabila sudah tumbuh, sesawi itu lebih besar dari pada sayuran yang lain, bahkan menjadi pohon, sehingga burung-burung di udara datang bersarang pada cabang-cabangnya." Tuhan Yesus mengumpamakan Kerajaan Allah seumpama biji sesawi yang ditaburkan orang di ladang. Sesawi adalah tanaman sayuran dan juga tanaman bumbu. Bijinya yang kecil seperti halnya biji bayam. Ukuran biji sesawi sebesar 1-2 mm. Jika sudah tumbuh pohonnya rata-rata berukuran 1,3 m, dan kadang bisa mencapai 3 m. Yesus tidak mengatakan pohon sesawi lebih tinggi dari pohon-pohon lain melainkan lebih tinggi dari pohon sayuran atau pohon herbal yang ada.  Biji sesawi bisa diolah sebagai bumbu salad yaitu untuk membuat saos mustard dan saat ini minyak bijinya dikem...

MUTIARA YANG INDAH

Image
Matius 13:45-46 45 Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama seorang pedagang yang mencari mutiara yang indah. 46 Setelah ditemukannya mutiara yang sangat berharga, ia pun pergi menjual seluruh miliknya lalu membeli mutiara itu." Perumpamaan ini bisa diartikan bahwa Tuhan Yesus Kristus adalah mutiara yang indah itu yang kita temukan dalam hidup kita. Tapi dalam tulisan ini penulis melihat indahnya perumpamaan ini dari sisi yang lain yang juga penafsiran nya indah buat kita. Mutiara selalu dikaitkan dengan kaum perempuan bukan kaum lelaki. Mutiara sejak zaman dahulu dianggap sebagai lambang kecantikan dan kesucian. Mutiara terbentuk di dalam tiram atau kerang yang hidup di dasar laut yang apabila kemasukan sebutir pasir maka tiram tersebut berusaha menghilangkan rasa sakit dengan mengeluarkan getah dari tubuhnya yang melapisi pasir tersebut yang disebut 'nacre' sehingga terbentuklah mutiara. Lapisan nacre inilah yang menjadi mutiara berkilau dari warna perak hingga warn...

HARTA YANG TERPENDAM

Image
Matius 13:44  "Hal Kerajaan Sorga itu seumpama harta yang terpendam di ladang, yang ditemukan orang, lalu dipendamkannya lagi. Oleh sebab sukacitanya pergilah ia menjual seluruh miliknya lalu membeli ladang itu. Harta terpendam yang ditemukan itu dipendamkannya lagi menunjukkan bahwa harta itu menjadi milik pribadi yang rahasia. Tentu si penemu harta terpendam itu tersenyum bahagia karena apa yang dicarinya selama ini di dunia ini tidak ada artinya dibandingkan harta terpendam itu. Malah dia berkata dalam hatinya: inilah yang kucari-cari selama ini. Sampai-sampai orang itu rela menjual atau membarter segala miliknya demi harta terpendam itu. Alkitab menunjukkan kepada kita apakah harta terpendam itu? Amsal 2:4-5 4 jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam, 5 maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah. Yesaya 45:3  Aku akan memberikan kepadamu harta ...

Followers