YESUS PENYEMBUH KITA
Matius 14:33-36
33 Dan orang-orang yang ada di perahu menyembah Dia, katanya: "Sesungguhnya Engkau Anak Allah."
34 Setibanya di seberang mereka mendarat di Genesaret.
35 Ketika Yesus dikenal oleh orang-orang di tempat itu, mereka memberitahukannya ke seluruh daerah itu. Maka semua orang yang sakit dibawa kepada-Nya.
36 Mereka memohon supaya diperkenankan menjamah jumbai jubah-Nya. Dan semua orang yang menjamah-Nya menjadi sembuh.
Yesus, Tuhan kita adalah Anak Allah yang menjadi manusia. Dia mengasihi kita. Ketika Dia berjalan di muka bumi 2000 tahun yang lalu, Dia berjalan keliling untuk berbuat baik kepada setiap orang yaitu menyembuhkan orang sakit dan mengusir setan-setan.
Seperti dikatakan oleh dokter Lukas kepada Theofilus:
Kisah Para Rasul 10:38 yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.
Dengan menyembuhkan orang sakit, Yesus tidak hanya berbuat baik kepada banyak orang tapi Dia juga menunjukkan bahwa Dia adalah Mesias Juru selamat yang dinantikan bangsa Israel, dan Dia juga menunjukkan bahwa Dia juga adalah Anak Allah, pribadi kedua dari Allah Tritunggal, Dia adalah Logos yang bersama Allah Bapa menciptakan alam semesta ini.
Dari ayat di atas kita bisa melihat bahwa Yesus Kristus berkuasa atas sakit penyakit, siapapun yang menjamah Yesus memohon kesembuhan disembuhkannya, Yesus menyembuhkan dengan sempurna setiap orang yang menjamah Dia. Ayat di atas juga memberikan pengharapan kepada kita bahwa kita pun bisa berdoa dan berharap kesembuhan dari Yesus Kristus.
Itu sebab sebagai pengikut Kristus kita dengan keberanian percaya mendoakan orang sakit. Bukan kita yang menyembuhkan orang sakit itu tetapi Yesus Kristus. Yesuslah sang penyembuh, bukan kita. Dan Yesus menyembuhkan siapa saja yang dikehendaki Nya. Dan apapun yang dilakukan Yesus itu seturut kehendak BapaNya.
Di dalam Injil Yohanes pasal 5 kita baca ada kolam bernama kolam Betesda. Di kolam itu ada banyak orang sakit tapi hanya satu orang disembuhkan Tuhan.
Yohanes 5:6-7
6 Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: "Maukah engkau sembuh?"
7 Jawab orang sakit itu kepada-Nya: "Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku."
Sama seperti kolam Betesda yang banyak orang sakit tapi hanya satu yang Yesus sembuhkan. Seandainya Yesus berjalan masuk ke rumah sakit, tentu tidak serta merta Dia menyembuhkan semua orang sakit di sana.
Di Bait Allah ada pengemis lumpuh yang mengemis setiap hari dekat pintu gerbang, tapi selama Yesus di bumi Yesus tidak menyembuhkannya tetapi dibiarkannya sampai kelak murid-muridnya yang menyembuhkannya di dalam nama Yesus setelah Yesus naik ke sorga seperti yang tertulis di ayat berikut ini:
Kisah Para Rasul 3:1-2, 6
1 Pada suatu hari menjelang waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang, naiklah Petrus dan Yohanes ke Bait Allah.
2 Di situ ada seorang laki-laki, yang lumpuh sejak lahirnya sehingga ia harus diusung. Tiap-tiap hari orang itu diletakkan dekat pintu gerbang Bait Allah, yang bernama Gerbang Indah, untuk meminta sedekah kepada orang yang masuk ke dalam Bait Allah.
6 Tetapi Petrus berkata: "Emas dan perak tidak ada padaku, tetapi apa yang kupunyai, kuberikan kepadamu: Demi nama Yesus Kristus, orang Nazaret itu, berjalanlah!"
Di sini kita melihat bahwa Yesus berkuasa menyembuhkan orang sakit dan itu memberi pengharapan kepada kita untuk orang-orang yang kita kasihi yang sedang sakit.
Tapi ada kondisi kita melihat sepertinya Tuhan tidak menyembuhkan seseorang, bahkan orang itu meninggal, kita harus hati-hati supaya kita tidak menghakimi orang yang sakit itu atau menghakimi siapapun termasuk diri kita sendiri yang mendoakannya. Tuhan tidak pernah menghendaki kesembuhan daripadanya menjadi ajang penghakiman. Kematian adalah kedaulatan Allah. Semua kita pasti mati kelak, tetapi dalam dukacita Tuhan akan hadir untuk menghibur kita.
Jika kita sedang sakit, jangan biarkan seorangpun menghakimi kita, tetaplah berdoa dan percaya bahwa Tuhan Yesus berkuasa menyembuhkan kita.
Dan Yesus Kristus juga adalah Logos yang berkuasa atas hukum-hukum alam di alam semesta ini termasuk kedokteran. Semua kesembuhan melalui ilmu kedokteran adalah pekerjaan Logos atau Firman (Yohanes 1:1). Karena itu kita tidak mengijinkan penghakiman manusia atas jasa dokter dan obat-obatan. Yesus turut bekerja atas hukum alam melalui ilmu kedokteran sama seperti Dia juga mengatur plane-planet dan bintang-bintang dalam lintasannya saat ini.
Inti dari semua ini adalah Yesus Kristus adalah penyembuh kita dan semua manusia, baik yang percaya kepadanya ataupun tidak percaya kepadanya. Kasihnya besar atas semua penderitaan manusia.
Doakanlah kesembuhan orang sakit dan permuliakanlah nama Tuhan kita
In His Grace
GDS
Comments
Post a Comment