PUKAT YANG PENUH IKAN



Matius 13:47-50 47 "Demikian pula hal Kerajaan Sorga itu seumpama pukat yang dilabuhkan di laut, lalu mengumpulkan berbagai-bagai jenis ikan. 48 Setelah penuh, pukat itu pun diseret orang ke pantai, lalu duduklah mereka dan mengumpulkan ikan yang baik ke dalam pasu dan ikan yang tidak baik mereka buang. 49 Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar, 50 lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.

Perumpamaan ini mirip dengan perumpamaan gandum dan ilalang. Perbedaannya adalah tempatnya. Gandum dan ilalang berada di ladang yang menggambarkan dunia. Tetapi pemisahan ikan dilakukan setelah pukat yang penuh ikan diseret ke pantai. Yang melakukan penyortiran sama yaitu para malaikat. Pukat di sini berbicara tentang Injil atau Kabar Baik yang berhasil menangkap banyak orang kepada Kristus. 

Tetapi dalam pukat itu ternyata tidak semuanya ikan yang baik, ada juga yang buruk. Yesus mengartikan ini sebagai pemisahan orang jahat dan orang benar. Alkitab tidak menyebut orang baik tetapi orang benar. Orang benar adalah orang yang sudah dibenarkan Tuhan melalui ketaatan kepada 2 perintah Injil yaitu bertobat dan percaya. Harus dua-duanya. Karena ada banyak orang yang percaya kepada Yesus tapi menolak untuk bertobat dan mengikut Yesus. Tidak peduli dari gereja manapun mereka, entah dari gereja suku, gereja tradisional, ataupun gereja karismatik, jikalau mereka tidak bertobat meski percaya kepada Yesus mereka tetap disebut Kristen KTP atau Kristen tanpa pertobatan. 

Injil yang digambarkan sebagai pukat itu dimulai dengan panggilan: "bertobatlah".


Markus 1:1-4 1 Inilah permulaan Injil tentang Yesus Kristus, Anak Allah. 2 Seperti ada tertulis dalam kitab nabi Yesaya: "Lihatlah, Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; 3 ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Persiapkanlah jalan untuk Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya", 4 demikianlah Yohanes Pembaptis tampil di padang gurun dan menyerukan: "Bertobatlah dan berilah dirimu dibaptis dan Allah akan mengampuni dosamu."


Matius 4:17 Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"

Ikan yang baik digambarkan sebagai orang benar yaitu orang yang bertobat dan juga percaya kepada Injil. 

Markus 1:15 kata-Nya: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil!"

Paulus berkata:

Kisah Para Rasul 20:21 aku senantiasa bersaksi kepada orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani, supaya mereka bertobat kepada Allah dan percaya kepada Tuhan kita, Yesus Kristus.

Bertobat saja tapi tidak percaya bahwa pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib sudah menebus mereka dari dosa mereka tetap membuat orang itu tidak dibenarkan atau tetap jahat karena dia menegakkan kebenaran dirinya sendiri bukan kebenaran dari Allah.

Tapi percaya saja tanpa pertobatan juga tidak membawa pembenaran karena orang itu belum berbalik kepada Allah dari dosa dan berhala hidupnya. 

Bertobat dan percaya itu ibarat dua sisi mata uang. Bertobat dan percaya itu ibarat pria dan wanita yang dipersatukan Allah menjadi suami isteri. Keduanya jadi satu. Dan apa yang dipersatukan Allah tidak boleh dipisahkan manusia. 

Banyak manusia memisahkan bertobat dan percaya dan ini bertentangan dengan kehendak Allah atau melawan Allah. 

Betapa pentingnya dan mulianya pertobatan itu. Bagi penulis pertobatan itu adalah dasar pertumbuhan rohani, dasar perubahan hidup. Sambil melihat kemurahan hati Allah dan karya Kristus di kayu salib saya berbalik dari semua hal yang membuat Tuhan malu, dari hal yang tidak memuliakan Tuhan. Itu momen yang indah dalam hidup seorang Kristen. Tuhan Yesus penuh kasih dan kesabaran.

Pertobatan itu adalah dasar pertumbuhan rohani, dasar perubahan hidup.

Maukah saudara bertobat dan percaya kepada Kristus yang mengampuni saudara.

Ingatlah pada hari penghakiman ikan yang baik dan ikan yang buruk akan dipisahkan. Orang yang jahat dan orang yang benar akan dipisahkan. Orang jahat akan dilemparkan ke dapur api yaitu neraka, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi, demikian kata Yesus.

Ini His Grace

GDS

Comments

Followers