YESUS HADIR DI TENGAH-TENGAH KITA
Matius 18:19-20
19 Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.
20 Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."
Setelah perkataan Tuhan Yesus tentang kuasa doa, yaitu apa yang kita ikat dan kita lepaskan di bumi akan terikat dan terlepas di sorga, kemudian Tuhan Yesus meningkatkan pengajaran Nya lagi dengan tujuan yang lebih tinggi yaitu ekklesia, gereja, Sang Mempelai Perempuan.
Sejak semula, ketika Allah menciptakan manusia pertama yaitu Adam, Allah berkata:
Kejadian 2:18 TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
Sebelumnya Allah selalu memberikan penilaian terhadap apapun yang selesai diciptakanNya dengan mengatakan: ini baik, itu baik, baik dan baik. Ketika Dia selesai menciptakan Hawa Dia menilai seluruh hasil karyanya: sungguh amat baik.
Tetapi ketika Adam masih seorang diri Allah berkata: itu tidak baik.
Kejadian 2:18 TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
Bagi Allah semua ciptaanNya baik. Yang tidak baik di mataNya adalah ketika manusia itu menyendiri saja, tidak bergabung dalam satu keluarga atau komunitas. Mengapa Allah memandang begitu?
Pertama karena Allah memang menciptakan manusia dengan banyak kekurangan dan kelemahan sehingga supaya manusia itu berhasil memenuhi panggilan Allah dalam hidupnya, dia membutuhkan orang lain untuk menutupi kelemahannya. Tidak ada orang yang berhasil tanpa bantuan orang lain. Tidak mungkin hidup kita berubah menjadi serupa dengan Kristus tanpa kehadiran orang lain dalam hidup kita.
Yang kedua adalah karena orang yang menyendiri adalah mangsa yang empuk bagi Iblis untuk menjatuhkan nya ke dalam dosa.
Pengkhotbah 4:10
Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya, tetapi wai orang yang jatuh, yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya!
Yang ketiga, karena Allah sendiri adalah Tritunggal, maka Dia sejak semula ingin umatNya memancarkan kemuliaanNya sebagai sebuah keluarga, yaitu kekuarga Allah atau Gereja.
Karena itu Tuhan Yesus memberikan 2 janji yang sangat penting bagi umatNya dalam berdoa:
1. Janji Pengabulan Doa
Syaratnya: Dua orang yang sepakat meminta apapun juga kepada Bapa di sorga, maka Bapa akan mengabulkannya. Dampak dari sepakat adalah kesehatian, di mana perpecahan dan konflik di antara bersaudara harus diselesaikan dan disingkirkan, sehingga anak-anak Allah bisa hidup bersama dengan rukun. Pada kondisi inilah Allah akan mencurahkan berkatNya dari sorga. Di mana ada kerukunan, ke situlah Tuhan memerintahkan berkat diturunkan:
Mazmur 133:1, 3
1 Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!
3 Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.
Saudaraku, hiduplah dengan berdamai dengan saudaramu. Kalau kita berjalan dalam perseteruan dan kebencian kepada saudara kita maka kita akan berjalan dalam kegelapan dan tidak mungkin kita bisa berdoa. Selesaikanlah persoalan saudara dengan saudara mu supaya saudara bisa berdoa kembali.
Suami isteri yang berdoa dengan sepakat doa mereka akan didengar Allah dan jika itu sesuai dengan kehendak Allah, maka Allah akan mengabulkannya dengan cara-cara ajaib. Ada berkat Tuhan untuk suami isteri yang berdoa bersama.
2. Janji Kehadiran Kristus
Syaratnya: dua atau tiga orang berkumpul dalam namaKu. Artinya pertemuan ini dilaksanakan dengan motif karena dua tiga orang ini ingin bertemu Yesus dan berdoa memanggil nama Yesus. Tuhan berjanji Dia akan hadir di tengah mereka. Ini menunjukkan bahwa Tuhan Yesus saat ini, meskipun Dia secara fisik ada di sorga, tetapi Dia bisa hadir di mana-mana melalui hadiratNya. Dia Maha Hadir karena Dia adalah Allah. Ini janji yang diucapkan Tuhan Yesus sendiri.
Mengapa dalam suatu perkumpulan doa tidak nyata kehadiran Yesus Kristus? Itu karena mereka datang ke perkumpulan doa karena ritual agamawi, karena rutin, karena kewajiban, karena perintah pemimpin, bukan karena rindu bertemu Yesus yang hadir melalui Roh-Nya yang Kudus.
Yesus katakan bahwa Dia akan berdiri di tengah-tengah mereka, artinya Yesus haruslah menjadi sentral pertemuan doa, bukan manusia yang menjadi sentral, bukan program, bukan yang lain apapun. Yesus ada di tengah artinya Yesus harus didengarkan, Dia nyata, Dia akan berbicara di tengah umatNya melalui saudara-saudara yang membuka hati bagi Dia.
Yesuslah kekuatan Gereja. Dia ingin menyatakan kasihnya dan kehendakNya kepada kita.
Kisah Para Rasul 4:31 Dan ketika mereka sedang berdoa, goyanglah tempat mereka berkumpul itu dan mereka semua penuh dengan Roh Kudus, lalu mereka memberitakan firman Allah dengan berani.
Saudaraku yang kekasih, untuk bertumbuh dalam mengenal Tuhan Yesus kita perlu hadir dalam pertemuan doa. Di situlah kita merasakan keintiman Gereja dengan Tuhannya. Iman saudara akan tumbuh di situ dan berbuah.
Ini His Grace
GDS
Comments
Post a Comment