CELAKALAH ORANG YANG MENYESATKAN ANAK-ANAK

Matius 18:6-7

6 "Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.

7 Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.

Sesudah Yesus menjelaskan kepada murid-murid tentang betapa pentingnya merendahkan diri seperti anak kecil, Yesus kemudian mengungkapkan bahaya penyesatan yang bisa menimpa anak-anak kecil. 

Anak-anak terlahir dengan kerinduan ingin mengenal Penciptanya. Meski mereka nakal, karena setiap manusia memang sudah terlahir di dalam dosa, tetapi mereka diberi Tuhan kerinduan untuk mengenal Dia dan memuliakan Dia.

Mazmur 51:5  (51-7) Sesungguhnya, dalam kesalahan aku diperanakkan, dalam dosa aku dikandung ibuku. 

Mengapa Daud menyadari bahwa dia terlahir sudah di dalam dosa? Karena Daud sadar bahwa di dalam dirinya, dagingnya sudah ada keinginan berdosa sejak dia lahir. Itu sebabnya Daud membutuhkan kasih karunia Tuhan yang oleh RohNya memampukan dia untuk menang atas dosa. Kita harus selalu ingat bahwa daging kita ini cenderung berbuat dosa sejak kita lahir. Jangan pernah menganggap kita bisa dengan kemampuan kita sendiri melawan dosa. Itu tidak mungkin.

Mazmur 8:2  (8-3) Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam. 

Matius 21:16
lalu mereka berkata kepada-Nya: "Engkau dengar apa yang dikatakan anak-anak ini?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?" 

Allah telah meletakkan pada mulut bayi-bayi dan anak-anak puji-pujian untuk Dia. Bagaimana mana mungkin bayi yang tidak bisa berbicara memuji Tuhan? Burung berkicau saja memuji Tuhan. Tangisan dan tawa bayi pun bagi Tuhan adalah kesukaan bagi Dia saat mendengarnya. Tangisan bayi bagi Tuhan adalah suatu doa di hadapanNya. Itu sebabnya hati Tuhan pilu melihat bayi-bayi menangis yang dibuang orangtuanya.

Dunia ini bukanlah tempat yang aman bagi anak-anak. Itu sebab Tuhan Yesus ingin supaya kita umatNya, Gereja-Nya melindungi anak-anak dari keganasan dunia ini. 

Itu juga sebabnya Tuhan Yesus sangat membenci penyesatan yang dilakukan orang dewasa terhadap anak-anak kecil sehingga Tuhan Yesus mengungkapkan nya dalam kalimat yang sangat keras dan ngeri membayangkannya.

"lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut."

Perkataan Tuhan ini menunjukkan pembelaanNya atas anak-anak kecil. Dan sikap kita sebagai murid-murid Kristus juga sama. Kita harus melindungi anak-anak kecil dari bahaya penyesatan baik lewat media ataupun lewat pergaulan mereka. Juga bahaya dari paham-paham antikristus. Pornografi, pelecehan seksual, percabulan, pemburit (homoseksual), ini semua ditentang oleh Alkitab, dan ini mudah sekali memangsa anak-anak kecil yang ujungnya adalah pembunuhan terhadap masa depan anak-anak kecil. Anak yang menjadi korban cenderung menjadi pelaku  setelah dewasa. Tetapi Tuhan sanggup mengubah hidup siapapun yang ingin hidupnya berubah. Saya  sendiripun bergumul dengan dosa seksual bertahun-tahun sejak saya kecil, tapi  Tuhan Yesus sanggup melepaskan saya  dari semua itu. 

1 Korintus 6:9-10

9 Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang yang tidak adil tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah? Janganlah sesat! Orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pemburit, 

10 pencuri, orang kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. 

(Mari kita membaca ayat di atas tanpa mengurangi atau menambahinya karena kesombongan ataupun ketakutan kita.)

Perbudakan anak-anak dan merampas hak hidup anak-anak demi bisnis, agama dan politik juga adalah hal yang sangat keji. Ini banyak terjadi di masa sekarang.

Kita tidak bisa kompromi dengan penyesatan dunia ini dengan dalih HAM yang menyesatkan. Kita harus melindungi anak-anak dari bahaya penyesatan. Menyetujui penyesatan sama dengan ikut menyesatkan. Dan kepada orang-orang yang menyesatkan dan yang membela para penyesat Tuhan Yesus berkata: "Celakalah kamu!".

Saudaraku, itu perkataan Tuhan Yesus sendiri bagaimana hatiNya sangat mengasihi anak-anak. Dalam soal melindungi anak-anak kita lihat bahwa Tuhan Yesus sangat keras dan tegas. Mari kita sebagai pengikut Kristus, kita ikut serta melindungi anak-anak kita, anak-anak sekolah Minggu kita, dan banyak anak-anak lainnya di dunia ini dari bahaya penyesatan dunia ini.

In His Grace

GDS




Comments

Followers