DI ATAS BATU KARANG INI
Matius 16:18-20
18 Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
19 Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga."
20 Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya supaya jangan memberitahukan kepada siapa pun bahwa Ia Mesias.
Perkataan Yesus ini adalah kelanjutan dari pernyataan Petrus bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah yang Hidup. Sesudah Yesus mengatakan berbahagialah kamu Simon bin Yunus Yesus melanjutkan suatu perkataan penting yang menjadi perdebatan teologia tentang apa yang dimaksud oleh Tuhan Yesus.
Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya.
Di dalam Alkitab bahasa Yunani di dalam ayat ini muncul kata Petros dan Petra yang mempunyai arti yang berbeda, yaitu Petros adalah batu sedangkan Petra adalah batu karang. Tetapi di dalam bahasa Aramaic, yaitu bahasa yang dipakai oleh Yesus tertulis kata Chepa yang bisa berarti batu dan juga bisa berarti batu karang.
1. Petrus
2. Yesus sendiri
3. Pengakuan Petrus bahwa Yesuslah Mesias.
Sulit bagi kita menebak-nebak ke arah mana Yesus menunjuk jarinya ketika Dia mengucapkan frase "di atas batu karang ini..." karena kita tidak hadir pada waktu itu.
Murid-murid Yesus adalah saksi ke arah mana jari Yesus menunjuk, dan murid yang paling mengerti apa yang dimaksud oleh Yesus adalah Petrus sendiri karena dialah lawan bicara Yesus waktu itu.
Mari kita lihat apa yang dikatakan oleh Petrus dalam surat yang ditulisnya untuk jemaat:
1 Petrus 2:4
Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah.
1 Petrus 2:5
Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.
1 Petrus 2:6
Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan."
1 Petrus 2:7
Karena itu bagi kamu, yang percaya, ia mahal, tetapi bagi mereka yang tidak percaya: "Batu yang telah dibuang oleh tukang-tukang bangunan, telah menjadi batu penjuru, juga telah menjadi batu sentuhan dan suatu batu sandungan."
Dari keempat ayat tentang batu ini Petrus menjelaskan tentang siapa dirinya, siapa Yesus dan siapa kita.
Yesus adalah batu hidup itu.
Kitapun sama seperti Petrus adalah batu hidup juga.
Jadi 'Chepa' menunjuk bahwa Yesus dan kita sama-sama adalah batu hidup.
Tetapi Yesus batu hidup itu menjadi batu penjuru yang menopang bangunan, menjadi batu yang terpilih. Ini menunjuk kepada Petra.
Dan kita adalah batu-batu hidup yang digunakan untuk pembangunan bangunan rumah rohani itu. Ini menunjuk kepada Petros.
Jadi Petrus paham betul ketika Yesus menyebutkan kata "mendirikan" Yesus sedang memberikan gambaran tentang pembangunan suatu Rumah Rohani yang diartikan Yesus sebagai Ecclesia yaitu orang-orang yang sudah dimerdekakan yang dipanggil untuk menjadi anggota dewan majelis yang diberikan kuasa untuk ikut memerintah. Dan pembangunan rumah rohani atau jemaat atau Ecclesia itu membutuhkan batu penjuru dan juga batu-batu hidup.
Dan Yesus melanjutkan bahwa Dia akan mendirikan jemaat di atas DiriNya sebagai batu karang yaitu jemaat di mana pintu alam maut tidak akan bisa bertahan menghadapi nya.
Di dalam versi KJV tertulis:
Matthew 16:18 And I say also unto thee, That thou art Peter, and upon this rock I will build my church; and the gates of hell shall not prevail against it.
Jadi pintu gerbang alam maut tidak akan bisa bertahan menghadapi gereja. Jadi kita lihat betapa besar kuasa yang diberikan Kristus kepada Gereja atas alam maut. Apa itu alam maut? Apakah itu neraka tempat penghukuman sesudah mati? Mari kita lihat ayat ini:
Matius 4:16-17
16 bangsa yang diam dalam kegelapan, telah melihat Terang yang besar dan bagi mereka yang diam di negeri yang dinaungi maut, telah terbit Terang."
17 Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: "Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!"
Alam maut adalah alam dimana dosa, iblis dan roh-roh jahat, serta tempat di mana kutukan berada. Dan bangsa yang diam di negeri yang dinaungi maut menunjuk kepada orang-orang di dunia ini yang masih dicengkeram oleh Iblis, masih dalam perbudakan dosa, dan ketika Yesus datang memberitakan Injil kepada mereka maka pertahanan Iblis dan kuasa kegelapan tidak bisa bertahan.
Inilah yang dimaksud oleh Yesus dengan perkataan diatas batu karang ini (diriNya) Dia mendirikan jemaat yang pintu gerbang alam maut, benteng pertahanan kuasa kegelapan tidak akan bisa bertahan menghadapi serbuannya untuk membebaskan para tawanannya.
Bagaimana ini bisa terjadi? Bagaimana mungkin Gereja punya kuasa sedemikian dahsyat?
Melalui DOA. Yesus menutup pembicaraan itu dengan berkata:
Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.
Dan ada tertulis:
Matius 21:13
dan berkata kepada mereka: "Ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa. Tetapi kamu menjadikannya sarang penyamun."
Bahwa Gereja berfungsi sebagai Rumah Doa di dunia ini. Doa adalah kekuatan Gereja melawan kuasa kegelapan untuk membebaskan banyak orang dari cengkeraman Iblis. Mengikat dan melepaskan menunjukkan bahwa kuasa itu tergantung kita mau atau tidak mengerjakannya. Jika kita berdoa maka tidak ada tembok penghalang Iblis yang tidak bisa kita terobos dalam pelayanan dan penginjilan yang kita lakukan. Tetapi jika Gereja tidak berdoa dengan tekun, jika malas berdoa, malas melayani, malas memberitakan Injil maka justru alam maut yang bisa menyusup ke dalam Gereja.
Saudaraku, ketahuilah, jika hidupmu dibangun di atas Kristus, itu belum cukup kalau kamu tidak ambil bagian sebagai Ecclesia, yaitu orang-orang yang tidak lagi hidup untuk dirinya sendiri terapi hidup hidup untuk Tuhan dan bertindak melayani banyak orang. Doa adalah kunci Kerajaan Sorga, Iblis hanya takut kepadamu jika kamu berdoa dan bertindak.
In His Grace
GDS
Comments
Post a Comment