SEHARUSNYA BISA
Bacaan: Matius 17:14-21
Terjadi kontradiksi antara apa yang terjadi di gunung tinggi di mana Yesus Kristus mengalami transfigurasi kemuliaan dengan apa yang terjadi di kaki gunung di antara orang banyak yang berkumpul bersama kesembilan murid Yesus lainnya. Di atas gunung transfigurasi terasa sangat membahagiakan, tetapi di kaki gunung itu terasa sangat menyedihkan sampai-sampai Tuhan Yesus bertanya dengan sedih dan marah:
"Berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu?
Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu?
Seorang ayah datang memohon belas kasihan kepada Yesus supaya anaknya disembuhkan dari penyakit ayan yang disebabkan ikatan roh jahat sehingga anak itu sangat menderita sehingga sering diseret roh jahat jatuh ke air dan api.
Setiap ayah pasti sedih melihat anaknya menderita seperti ini. Ini menjadi contoh bagi kita bahwa jika anak kita terikat roh jahat apapun dan menderita karena itu kita bisa datang kepada Yesus memohon kesembuhan dan kelepasan dari padaNya.
Tetapi murid-murid Yesus tidak bisa melepaskannya meski mereka sudah dilatih mengusir setan itu demi nama Yesus dan Yesus sudah memberi mereka kuasa mengusir roh-roh jahat.
Lukas 10:17, 19
17 Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali dengan gembira dan berkata: "Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi nama-Mu."
19 Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.
Yesus menegur mereka dengan marah campur sedih. Ada yang menafsirkan Yesus marah bukan kepada murid-murid melainkan kepada orang-orang banyak. Tetapi saya menafsirkan bahwa Yesus marah kepada murid-muridNya karena kuasa atas setan-setan diberikan Yesus justru kepada murid-muridNya bukan kepada orang banyak.
Bukan kali ini saja Yesus marah atau menegur murid-muridNya. Di beberapa peristiwa Yesus menegur murid-muridNya karena mereka tidak mengerti maksud Tuhan dan karena mereka tidak percaya kuasa Allah.
Yesus mengatakan hai kamu angkatan yang tidak percaya dan yang sesat. Apa itu sesat? Kita sering mengartikannya sebagai melenceng dari kitab suci. Itu bagus. Tapi Yesus punya definisi sendiri tentang arti sesat, yaitu:
Matius 22:29
Yesus menjawab mereka: "Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!
Markus 12:24
Jawab Yesus kepada mereka: "Kamu sesat, justru karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah.
Jadi ketika Yesus menyebut sesat, yang dimaksudkanNya adalah ketidakmengertian kita akan kitab suci dan kuasa Allah.
Yesus tidak pernah marah ketika murid-muridNya gagal menyembuhkan orang sakit. Sakit bisa berasal dari virus atau bakteri, bisa karena kelainan pertumbuhan sel atau kelainan anggota tubuh dan bisa juga karena ditindas roh-roh jahat.
Dalam kasus ini anak yang sakit ayan itu sakit karena ditindas atau diikat roh jahat. Dan Yesus sudah memberi kuasa atau otoritas kepada murid-muridNya untuk mengusir roh-roh jahat. Itu sebabnya Yesus menegur keras murid-muridNya. Yesus tahu bahwa murid-muridNya seharusnya bisa mengusir setan itu, tapi mereka gagal.
Dan Yesus pun memerintahkan anak yang sakit ayan itu dibawa kepadaNya, Yesus menegur setan itu, dan setan itu keluar dari anak itu sehingga sembuhlah anak itu.
Apa kekurangan murid-murid? Yesus mengatakan karena mereka kurang percaya. Dan selain itu doa dan puasa akan membantu dalam mengusir setan itu karena yang dihadapi adalah roh, bukan darah dan daging.
Saudaraku, kita tidak perlu takut terhadap setan atau roh-roh jahat karena Tuhan sudah memberikan kita kuasa di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, dan setan atau roh jahat takhluk kepada Nama itu. Kita tidak bisa bermain-main dengan roh-roh jahat, kita harus mengusirnya demi nama Tuhan Yesus.
Dalam mendoakan kesembuhan orang sakit kadang kita menemukan orang sakit itu atau diri kita belum sembuh juga. Jangan sampai kita menghukum diri kita sendiri sebagai orang tidak percaya, tapi tetaplah berdoa dan bersandar pada kebaikan Tuhan. Tuhan Yesus sendiripun tidak pernah marah atau menghukum kita karena kita tidak berhasil mendoakan orang sakit jadi sembuh. Kadang Tuhan juga bekerja melalui kedokteran untuk kerendahan hati kita. Tetapi dalam menghadapi roh-roh jahat, di mana dokter atau psikolog tidak bisa mengatasinya, saudara seharusnya bisa mengusirnya karena roh-roh jahat itu tunduk kepada saudara jika saudara betul-betul murid Yesus yang percaya kepada kuasa Allah. Percayalah kepada Tuhan dan lawanlah Iblis dengan iman yang teguh .
In His Grace
GDS
Comments
Post a Comment