BUKAN ITU YANG YESUS MAKSUDKAN
Matius 16:11 Bagaimana mungkin kamu tidak mengerti bahwa bukan roti yang Kumaksudkan. Aku berkata kepadamu: Waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki."
Bacaan: Matius 16:5-12
Murid-murid Yesus lupa membawa roti ketika mereka menyeberang danau. Selanjutnya:
Matius 16:6 Yesus berkata kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki."
Ketika murid-murid Yesus mendengar itu pikiran mereka langsung menghubungkannya dengan roti mereka yang ketinggalan. Yesus menegur kekhawatiran mereka soal roti, bukankah mereka sudah melihat mukjizat Yesus memberi makan 5000 dan 4000 orang roti dan ikan untuk dimakan? Tetapi pikiran mereka yang duniawi lah yang membuat mereka tidak mengerti sebab bukan roti yang Yesus maksudkan melainkan pengajaran atau doktrin orang Farisi dan Saduki.
Injil Markus juga mencatat peristiwa ini dan melengkapi nya dengan satu lagi ragi yaitu ragi Herodes.
Markus 8:15 Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."
Bisa jadi ragi Saduki sama dengan ragi Herodes, tetapi kalau dilihat dari kehidupan orang Saduki dan Herodes agak berbeda. Karena itu kita anggap Yang Yesus minta kewaspadaan dari para pengikutnya supaya hati-hati terhadap 3 ragi: ragi Farisi, ragi Saduki dan ragi Herodes.
1. Ragi Farisi yaitu ajaran atau doktrin legalistik yang menghasilkan kemunafikan.
Legalistik artinya lebih mengutamakan ketaatan lahiriah daripada kekudusan batiniah.
2. Ragi Saduki yaitu ajaran atau doktrin yang tidak percaya kebangkitan orang mati dan hal-hal mukjizat yang Tuhan berkuasa mengerjakannya dan ini menghasilkan skeptisisme terhadap kuasa Tuhan.
3. Ragi Herodes yaitu ajaran atau doktrin yang bercampur keduniawian yang menghasilkan kompromi akan dosa dan cinta akan dunia ini seperti kehidupan Herodes.
Kita harus waspada terhadap ketiga ajaran ini karena ajaran ini bisa masuk dalam hidup kita dan ke dalam gereja melalui pengajar-pengajar yang tidak hati-hati dengan pengajarannya sehingga menghasilkan orang-orang Kristen yang munafik, Kristen yang skeptis (tidak percaya kuasa Allah), dan Kristen yang duniawi. Inilah yang menyesatkan hidup kita sehingga kita tetap terbelenggu dosa.
Apakah arti sesat? Ini definisi sesat menurut Yesus:
Matius 22:29
Yesus menjawab mereka: "Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!
Markus 12:24
Jawab Yesus kepada mereka: "Kamu sesat, justru karena kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah.
Saudaraku, bila pikiran kita tidak sama dengan pikiran Kristus maka kita akan menafsirkan firman Tuhan menurut penafsiran kita sendiri.
Yesus berbicara hal-hal rohani, tapi kita tafsirkan itu soal roti, soal berkat, soal ketaatan lahiriah (legalistik) dan soal filsafat duniawi. Itu sebab rohani kita tidak bertumbuh karena orientasi hidup kita tertuju kepada hal-hal lahiriah bukan hal-hal kerajaan Allah yang bersifat rohaniah. Alkitab jelas mengatakan bahwa Kerajaan Allah bukan soal-soal lahiriah tapi rohaniah.
Roma 14:17 Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
Bagaimana mendeteksi apakah hidup kita sudah terkena salah satu ragi diatas? Dengan kriteria berikut:
1. Topik rohani kita hanya satu topik, yaitu topik favorit kita, dan topik-topik yang lain kita abaikan. Semua ayat firman Tuhan selalu kita hubung-hubungkan dengan topik itu lagi itu lagi karena itu yang kita sukai. Kita sedang terbelenggu dengan topik itu, karena hidup kita sudah memberhalakannya.
2. Yesus Kristus bukan lagi pusat pengajaran kita melainkan doktrin kita. Kita tidak berpegang pada Sang Kepala yaitu Kristus.
Kolose 2:19
19 sedang ia tidak berpegang teguh kepada Kepala, dari mana seluruh tubuh, yang ditunjang dan diikat menjadi satu oleh urat-urat dan sendi-sendi, menerima pertumbuhan ilahinya.
Kita harus bebas dari semua belenggu ini supaya kita bisa mengerti apa yang sebenarnya Yesus maksudkan dari semua pengajaranNya.
Bayangkanlah di akhir hidup saudara di hadapan tahta Kristus kelak dimana saudara harus mempertanggungjawabkan hidup saudara, saudara bisa terkejut ketika Tuhan berkata kepada saudara: "Bukan itu yang Ku-maksudkan". Lebih berbahaya lagi jika saudara seorang pengkhotbah dan sudah mengajarkan hal yang salah kepada banyak orang.
Waspadalah saudaraku kepada ajaran Farisi, ajaran Saduki dan ajaran Herodes. Belajarlah dari Kristus dengan roh kerendahan hati dan kelembutan hati karena Dia lemah lembut dan rendah hati, buang semua pola pikir dunia ini ketika membaca Alkitab, terimalah apa kata Alkitab tanpa memilih-milih topik kesukaan kita, Tuhan akan menuntun saudara di jalan yang benar.
Mazmur 23:3 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.
In His Grace
GDS
Comments
Post a Comment