APAPUN YANG KAMU IKAT DAN LEPASKAN
Matius 18:18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya apa yang kamu ikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kamu lepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.
Setelah Yesus Kristus Tuhan kita mengajarkan tentang bagaimana caranya menegor saudara yang tersesat atau yang kedapatan berbuat dosa, Tuhan kemudian bergerak ke topik baru yaitu tentang kuasa doa secara umum dan kuasa doa secara khusus yang diberikan-Nya bagi gereja (ekklesia).
Doa yang dimaksud di sini bukanlah doa makan atau doa tidur, ataupun doa pembuka atau doa penutup dalam sebuah pertemuan.
Doa di sini yang dimaksud Tuhan adalah doa yang disertai berjaga-jaga atau menanti-nantikan Tuhan. Sama seperti kita menunggu di antrian dokter atau antrian di bank. Orang yang tidak sabar akan segera pulang karena tidak sabar menunggu dan dia tidak mendapatkan apapun. Tetapi orang yang sabar dan tetap antri merekalah yang akan dilayani. Demikian juga doa dan berjaga-jaga adalah doa yang menuntut kesabaran, kesetiaan dan kerendahan hati. Doa seperti inilah doa yang penuh kuasa.
Doa ibarat tali yang terhubung dari bumi ke sorga. Apa yang kita ikat di bumi ini akan terikat juga di sorga dan apa yang kita lepaskan di bumi akan terlepas di sorga. Artinya segala sesuatu yang dikabulkan oleh sorga, yaitu oleh Allah, tergantung doa-doa kita. Jika kita berdoa, sesuatu akan terjadi dalam hidup kita. Jika kita tidak berdoa tidak ada satupun yang berasal dari sorga yang akan terjadi dalam hidup kita kecuali ada orang lain yang mendoakan kita.
Mengapa hidup seseorang tidak berubah padahal sudah bertahun-tahun mengikut Yesus? Itu karena orang itu tidak setia berdoa dan berjaga-jaga. Mengapa dia tidak setia? Karena dia tidak mengerti kuasa doa dan tidak mengerti cara berdoa yang benar.
Dalam suratnya, Yakobus mengatakan:
Yakobus 4:2-3
2 Kamu mengingini sesuatu, tetapi kamu tidak memperolehnya, lalu kamu membunuh; kamu iri hati, tetapi kamu tidak mencapai tujuanmu, lalu kamu bertengkar dan kamu berkelahi. Kamu tidak memperoleh apa-apa, karena kamu tidak berdoa.
3 Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.
Pertengkaran, iri hati, kesombongan, dan tidak ada kasih ada dalam hidup seseorang adalah karena orang itu tidak berdoa. Jiwanya kosong. Orang itu heran, mengapa Dia tidak mendapat apa-apa dari sorga? Itu karena dia tidak berdoa. Tidak ada sukacita dalam hidupnya.
Sebagian lagi berdoa untuk kepuasan hawa nafsunya yang cinta dunia ini. Bisa saja dia mendapatkan apa yang dia doakan dan dia menjadi kaya raya, tetapi apa yang dimaksud oleh Yakobus adalah orang itu tidak mendapatkan berkat rohani dari sorga yaitu kuasa Allah yang mengubah hidupnya. Berkat jasmani dia dapat, tapi berkat rohani, yaitu kuasa Allah untuk mengikat dan melepaskan tidak dia dapatkan. Ayat berikut ini bicara soal berkat rohani, bukan berkat jasmani:
Efesus 1:3
Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.
Mengikat dan melepaskan ini ada juga hubungannya dengan ayat ini:
Wahyu 3:7
"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.
Juga ayat ini:
Yakobus 5:17-18
17 Elia adalah manusia biasa sama seperti kita, dan ia telah bersungguh-sungguh berdoa, supaya hujan jangan turun, dan hujan pun tidak turun di bumi selama tiga tahun dan enam bulan.
18 Lalu ia berdoa pula dan langit menurunkan hujan dan bumi pun mengeluarkan buahnya.
Disebut kunci Daud karena ini adalah rahasia Daud. Daud adalah seorang yang setia berdoa kepada Allah dan mengasihi Allah, dan kemajuan rohani Daud dan panggilan Tuhan dalam hidupnya sebagai raja tidak bisa dibendung atau dihalangi oleh seorangpun manusia. Tuhan Yesuslah yang memegang kunci Daud. Jika saudara berdoa dan hidup bergaul dengan Allah seperti Daud, tidak ada seorangpun manusia ataupun kuasa-kuasa yang lain yang bisa menghalangi pertumbuhan rohani saudara dan panggilan Tuhan dalam hidup saudara. Manusia tidak. Iblispun tidak. Seperti janji Tuhan kepada Yosua:
Yosua 1:5 Seorang pun tidak akan dapat bertahan menghadapi engkau seumur hidupmu; seperti Aku menyertai Musa, demikianlah Aku akan menyertai engkau; Aku tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau.
Doa juga membawa kita menaklukkan segala sesuatu yang Tuhan ingin kita menaklukkan itu. Termasuk dosa-dosa membandel yang membelenggu hidup saudara. Seperti halnya Elia berdoa hujan tidak turun, hujan pun tidak turun. Kemudian Elia berdoa supaya hujan turun, maka hujan pun turun, seperti yang diperintahkan Tuhan kepada Elia. Ketika saudara berdoa, Tuhan akan memberikan saudara banyak pokok doa dalam hidup saudara. Pokok doa itu baik untuk kerajaan Allah, untuk melayani sesama dan untuk kebutuhan kita. Meskipun terlihat mustahil, tetapi Tuhan berjanji akan mengabulkannya dari sorga.
Tuhan ingin suami atau isteri saudara diselamatkan meskipun terlihat sulit. Tuhan ingin anak-anak saudara semua ikut Yesus dan melayani Tuhan. Dan saudara hanya bisa mendapatkannya apabila saudara berdoa. Tanpa doa, semua menjadi sulit.
Kuncinya, hiduplah bagi Tuhan, bukan untuk diri sendiri. Hiduplah untuk melayani, bukan untuk dilayani. Ketika saudara berdoa dengan tekun dan setia, hidup saudara akan berubah, dan apapun yang saudara doakan yaitu apa yang Allah kehendaki terjadi dalam hidup saudara, saudara pasti akan mendapatkannya dari Tuhan jika saudara berdoa.
Sekali lagi, semua tergantung dari saudara, apakah saudara mau mengikat atau melepaskan. Doa adalah tali penghubungnya dengan sorga.
Ini His Grace
GDS
Comments
Post a Comment