FARISI-4# MEREKA SUKA DI TEMPAT TERHORMAT

Matius 23:6  mereka suka duduk di tempat terhormat dalam perjamuan dan di tempat terdepan di rumah ibadat;

Jika kita diberikan tempat terhormat maka kita akan menerima kehormatan itu dan berterimakasih kepada panitia atau penyelenggara pesta atau ibadah tersebut.

Tetapi jika kita tidak mendapatkan tempat terhormat padahal mungkin saja kita merasa layak untuk itu, apakah kita akan tetap sukacita, tetap berterimakasih dan tidak tersinggung?

Disinilah kita diuji apakah sifat Farisi masih ada di dalam diri kita.

Tujuan Tuhan Yesus mengecam orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat adalah supaya kita berjaga-jaga terhadap ragi mereka dan mengenyahkan itu dari hidup kita.

Saudaraku, setiap kita akan diuji oleh api, supaya jelas mana emas, mana kayu, mana perak, mana jerami. 

1 Korintus 3:11-13

11 Karena tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.

12 Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami,

13 sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.

Masing-masing kita akan diuji dengan api. Jika kita membangun hidup kita di atas dasar Batu Penjuru Kristus, lalu membangun hidup kita di atasnya dengan ajaran-ajaran Kristus, baru kemudian ajaran para rasul, dan berikutnya ajaran para nabi maka kita ibarat orang yang membangun kehidupan dengan bahan bangunan emas, perak dan batu permata. Ini adalah konstruksi bangunan iman yang tahan api dan tahan goncangan.

Inilah konstruksi bangunan iman kita, saya urutkan dari atas ke bawah sesuai struktur bangunan:

4. Ajaran Para Nabi

3. Ajaran Para Rasul

2. Ajaran-ajaran Yesus Kristus

1. Yesus Kristus sebagai Dasar

Perhatikan, yang pertama Yesus Kristus haruslah menjadi dasar atau batu penjuru hidup kita. Sesudah itu bangunlah hidup rohani kita dengan ajaran-ajaran Kristus. Ajaran Kristus disebut juga ajaran sehat.

1 Timotius 6:3  Jika seorang mengajarkan ajaran lain dan tidak menurut perkataan sehat — yakni perkataan Tuhan kita Yesus Kristus — dan tidak menurut ajaran yang sesuai dengan ibadah kita,

Banyak orang menghindar dari ajaran-ajaran Kristus, itu sebab hidup mereka gampang jatuh ke dalam dosa dan iman Kristen mereka gampang tergoncang.

Alasan mereka menghindar dari ajaran-ajaran Kristus di dalam Injil Matius, Markus, Lukas dan Yohanes adalah bahwa ajaran Kristus menurut mereka tidak masuk akal, ekstrim, dan mustahil dilakukan. Itu memang betul, jika saudara melakukannya dengan mengandalkan kekuatan sendiri. Tetapi jika kita hidup oleh Roh Kudus, yaitu mengandalkan kekuatan kasih karunia Tuhan Yesus, maka ajaran Yesus justru memberikan kita kemenangan atas pencobaan dan memberikan kita sukacita melimpah setiap hari. Dan apa yang dikatakan Kristus adalah "ya" dan "amin". Pasti terjadi.

2 Korintus 1:20
Sebab Kristus adalah "ya" bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan "Amin" untuk memuliakan Allah.

Dan Matius pasal 23 ini adalah ajaran Kristus yang artinya sama dengan ajaran sehat. Kenapa disebut ajaran sehat? Karena menyehatkan rohani kita sehingga rohani kita tidak sakit-sakitan lagi.

Mari kita dalami ajaran sehat Kristus ini yang membahas ciri orang Farisi:

Farisi-4# Mereka suka di tempat hormat

Orang-orang Farisi jika datang ke pesta atau ke acara peribadatan akan suka sekali jika nama mereka tertera pada undangan dan dalam hal itupun mereka harus menjadi undangan sebagai orang penting. Kursi terbaik di depan harus tersedia bagi mereka. Mereka akan senang sekali jika nama mereka disebut sebagai undangan kehormatan oleh pemimpin acara. Dan tentu suatu kehormatan jika mereka diminta menyampaikan Firman Tuhan di mimbar. Itu suatu kehormatan. Jika pemimpin doa mendoakan berkat bagi para pemimpin mereka ingin nama mereka disebut dalam doa itu. Mereka ingin semua orang menyalami mereka dan mengatakan mereka sudah jadi berkat bagi jemaat. Wah, itu suatu kehormatan. Apalagi kalau jemaat memuji kotbah mereka. Pokoknya mereka harus termasuk dalam kelompok orang penting dalam pesta atau peribadatan.

Sebenarnya sifat seperti ini ada dalam diri setiap orang termasuk saya. Artinya sifat Farisi ini sudah ada pada saya yang diturunkan mulai dari manusia Adam yang berdosa. Dan ini adalah penghalang atau balok bagi jalan langkah saya ikut Yesus.

Jika saya dicuekin, saya tidak dimasukkan di daftar nama orang penting, nama saya tidak dipanggil ke pertemuan kehormatan, saya dipandang sebelah mata, saya tidak masuk hitungan, bahkan saya dianggap tidak ada, lalu saya kecewa, saya pahit, saya marah, dan saya tersinggung, itu artinya di dalam saya ada sifat Farisi. Saya harus menyingkirkannya.

Mengapa Tuhan Yesus ingin kita menyingkirkan sifat ini? Karena Tuhan Yesus tidak ingin kita jatuh ke dalam kedagingan atau kekecewaan atau kepahitan karena gila hormat. Gila hormat adalah penyakit rohani yang merusak dan membebani hidup. Tuhan ingin kita menyalibkan itu semua dan kita menjadi milikNya.

Galatia 5:24-26

24 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya. 

25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh, 

26 dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki. 

Saudaraku yang dikasihi Tuhan. Tuhan ingin Saudara menjadi milikNya. Saudara boleh tidak mendapatkan jabatan terhormat di gereja dan bisa juga dianggap bukan orang penting di dalam pesta, tapi ketahuilah, bukan itu hal yang terindah dalam hidup ini melainkan menjadi milik Yesus Kristus. 

Tanda dari seseorang itu milik Kristus adalah ini: dia tidak gila hormat.

Jika manusia tidak menganggapnya, itu bukan masalah baginya. Bagi hidupnya yang terpenting adalah Dia menjadi milik Yesus Kristus. 

Seperti Daud katakan:

Mazmur 73:25  Siapa gerangan ada padaku di sorga selain Engkau? Selain Engkau tidak ada yang kuingini di bumi. 

In His Grace

GDS


Comments

Followers